12 Agustus 2018

Tambahkan Rasa Ke Dalam Kehidupanmu! (Spice up Your Life!)

Markus 14:3-9 (3) Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.

Saat menjelang peristiwa penyaliban-Nya, Yesus mengalami suatu momen yang indah. Ketika banyak orang mencari cara untuk menangkap dan membunuh-Nya (Mrk. 14:1-2), ternyata ada sesuatu yang indah yang ditunjukkan oleh seorang perempuan. Tindakan perempuan itu merupakan ekspresi kasih dan penghargaannya kepada Yesus.

Peristiwa itu terjadi di Betania, di rumah Simon, yang dijuluki “si kusta.” Kemungkinan besar ia pernah menderita kusta dan disembuhkan oleh Yesus. Sementara Yesus makan bersama para tamu lainnya, tiba-tiba seorang perempuan masuk dengan membawa buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Dia tidak menuangkan hanya beberapa tetes saja, melainkan memecahkan leher buli-buli pualam yang dibawanya tersebut dan mencurahkan isinya ke atas kepala Yesus.

Bagi Yesus, tindakan perempuan itu merupakan suatu perbuatan yang tidak biasa bagi orang yang mengatakan bahwa ia mengasihi Dia. Menurut Yesus, menolong orang miskin bisa dilakukan kapan saja, sedangkan menunjukkan cinta kasih kepada diri-Nya, yang tidak lama kemudian akan menghadapi kematian, terbatas waktunya. Cinta kasih yang tulus sesungguhnya akan mendorong seseorang mempersembahkan yang terbaik, yang spesial atau suatu “rasa” yang lain daripada yang lain.

Inilah yang menjadi pesan Tuhan bagi kita di minggu ini. Tuhan mau kita menambahkan rasa lebih lagi ke dalam kehidupan yang kita bangun, baik untuk diri kita sendiri maupun untuk sesama.

Kepada kehidupan siapa sajakah “rasa” itu bisa dinikmati?

(1). Kehidupan yang kita bangun bersama Tuhan

Mrk.14:6 Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.

 

(2). Kehidupan kita dengan sesama

Markus 14:3 … Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.  (Yoh. 12:3 … dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu).

 

Mari umat Tuhan, menambahkan rasa ke dalam kehidupan sebetulnya bukanlah suatu tindakan yang terlalu sulit untuk dilakukan. Menambahkan rasa adalah sebuah keputusan yang kita ambil untuk mau berusaha melakukan sedikit lebih baik dari yang sebelumnya kita telah lakukan dengan menggunakan kekuatan Tuhan disertai motivasi yang tulus. Selamat menambahkan rasa ke dalam kehidupan kita dan sesama.

Tuhan Yesus memberkati!

ReplyReply AllForwardEdit as new
  •  
 
 
 
ReplyReply AllForwardEdit as new
  •  
 
Mail
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Here is your Smart Chat (Ctrl+Space)

Selengkapnya…

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>