KERENDAHAN YANG MEMBAWA KEPADA PENINGGIAN

Petrus T ~ 31.03.2016

Flp 2: 5 “Hendaklah kamu, dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.”

Melalui pesan ini kita diingatkan akan ada peninggian yang akan Tuhan lakukan di dalam kehidupan kita

Ada banyak makna kerendahan hati tetapi yang mana yg dapat kita terima ? Yang pasti kita belajar kepada pribadi yang tepat yaitu Tuhan Yesus, sebagaimana yang Yesus katakan sendiri di dlm Mat 11: 29 … dan belajarlah kepada-Ku, karena aku lemah lembut dan rendah hati …”

Dalam KBBI kata ‘rendah hati” artinya tidak sombong atau tidak angkuh. Sedangkan kata “angkuh” itu sendiri mengandung arti “suka memandang rendah kepada orang lain = tinggi hati, sombong, congkak, arogan. Ams 18: 12 “Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.”

Sikap rendah hati adalah sebuah sikap yang berlawanan dengan kodrat alamiah kita karena pada umumnya sebagai manusia seringkali ingin diutamakan daripada mengutamakan orang lain.

Jadi kerendahan hati adalah sebuah sikap hati yang perlu dipelajari, perlu ditanamkan dan dilatih terus menerus dalam diri kita.

Rasul Paulus melihat adanya beberapa ancaman yg sedang di alami jemaat Tuhan di Filipi, baik itu ancaman dari luar (eksternal) ataupun ancaman dari dalam (internal). Sikap yang sangat berbahaya jika kita sebagai orang percaya tidak menyadarinya adalah “sikap keangkuhan” yang sama dengan sikap tinggi hati, sombong, congkak ataupun arogan. Mengapa berbahaya ?

Karena sikap keangkuhan punya efek samping yang bisa menjadikan manusia berpikir bahwa dia tidak membutuhkan Tuhan. Munculnya dari dalam diri manusia. Sikap keangkuhan akan menempatkan dirinya sebagai penguasa, tidak ada lagi ruang yg diberikan bagi Tuhan untuk berkuasa dalam hatinya. Kalau sudah tidak ada lagi ruang bagi Tuhan untuk berkuasa di hatinya maka jangan harap ada ruang bagi orang lain untuk masuk dan diutamakan. Jadi sekali lagi keangkuhan adalah dosa yang sangat serius sekali

 

Kita tinjau sisi yg berlawanan dgn kata rendah hati yaitu “tinggi hati”

  1. Orang yang tinggi hati akan mencari kepentingan untuk dirinya sendiri. Sebaliknya orang yang rendah hati tidak demikian.

Flp 2: 3 ” … Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.”

Sifat sombong atau angkuh bisa membuat orang besar kepala dan lupa diri, sehingga menganggap diri mereka yang paling penting.

Yak 4:6b mengatakan “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”

Ams 16: 5 Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman.”

  1. Orang yang tinggi hati senang mencari puji-pujian dari orang lain tetapi orang yang rendah hati tidak akan pernah terlintas ke arah itu.

Flp 2: 4 “dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.”

Orang yang tinggi hati akan selalu mencari puji-pujian dari orang atas apa yang telah diperbuatnya, ingin di hargai atas semua yang sudah ia lakukan

Kol 3:23 “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”

Orang yang rendah hati akan melihat Tuhan sebagai pribadi yang menilai perbuatannya, dia tidak memusingkan orang, fokus utamanya adalah mempersembahkan apa saja yg dia kerjakan untuk Tuhan.

  1. Orang yang tinggi hati sulit menerima teguran/nasehat tetapi org yg rendah hati mau belajar dan di ajar.

Mzm 25:9 “Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.”

Orang yang tinggi hati tidak suka menerima teguran/nasehat atau bimbingan, dalam segala aspek krn ia lebih mengandalkan dirinya sendiri daripada mengandalkan Tuhan.

Flp 2: 5 mengatakan “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yg terdapat juga dalam Kristus Yesus, artinya kita hrs mengubah cara hidup kita yg lama. Ketika kita lahir baru, firman Tuhan mengatakan 2 Kor 5: 17 “Jadi siapa yang ada di dlm Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sdh berlalu, sesungguhnya yang baru sdh datang.”

Kita yg telah menjadi ciptaan yg baru, memulai lagi kehidupan sbg manusia baru dengan lembaran hidup yang baru, sehrsnya cara berpikir kitapun mau diubahkan, mau di ajar, di nasehati, di tegur dan belajar dari kegagalan ataupun keberhasilan, tetap rendah hati, krn semuanya adalah pemberian Tuhan.

Jika kita ingin mengalami peninggian yang datang dari Tuhan, maka kitapun harus mau mematikan hal-hal keduniawian sebagaimana tertulis di dalam Kol 3: 5-17 , (Baca ayat2 ini di rumah dan renungkanlah. Contohnya mematikan hawa nafsu yang berkaitan dengan percabulan, pornografi atau perzinahan, pasti hidup kita akan dipulihkan  bahkan Tuhan akan bawa kepada peninggian yang dari Tuhan.

Karenanya kita harus terus melatih kerendahan hati di segala aspek kehidupan kita melalui kehidupam yang kita jalani hari lepas hari, mengenakan pikiran Kristus sampai Tuhan promosikan kita dlm waktunya Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati!!!

Kerendahan yang membawa kepada peninggian – Petrus Tedy Yanto

| Renungan Harian | 0 Comments
About The Author
-

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>