Ibrani 3:14  Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.

Surat Ibrani ditujukan kepada orang-orang percaya pada masa itu, yang salah satu tujuannya adalah menasihati mereka agar tetap menguatkan iman mereka meski sedang mengalami aniaya dan dilanda keputusasaan. Dalam suratnya, penulis berusaha menjelaskan tentang betapa hebatnya penebusan mereka di dalam Yesus Kristus. Mereka yang akan ditebus oleh Kristus ada dalam rupa darah dan daging (flesh and blood /manusia), oleh karena itu Yesus juga harus menjadi darah dan daging terlebih dahulu, karena hanya dalam rupa manusia sejati barulah Ia dapat menyelamatkan umat manusia dari kuasa maut si iblis.

Luar biasanya, karena Yesus telah terlebih dulu mengambil bagian di dalam rupa manusia (partaker of flesh and blood) dalam karya penebusan-Nya atas kita, alhasil, kita sebagai umat yang telah ditebus dalam kematian dan kebangkitan-Nya sekarang telah beroleh bagian di dalam Kristus (partaker of Christ).

Saat menguatkan para pengikut Kristus di Ibrani yang sedang berada di puncak kegelisahan bahkan hendak meninggalkan Yesus dan pekerjaan-Nya, penulis mengingatkan bahwa lewat penebusan Yesus, mereka semua telah beroleh bagian di dalam Kristus (partaker of Christ). Hal mana yang apabila direnungkan, maka mereka akan menyadari betapa dahsyatnya apa yang dapat mereka alami sebagai orang-orang yang telah beroleh bagian di dalam Kristus.

Pesan inilah yang Tuhan berikan kepada kita minggu ini, bahwa setiap kita para pemercaya Kristus adalah orang-orang yang telah beroleh bagian di dalam Kristus (partaker of Christ). Oleh karenanya, sebagai orang-orang yang telah beroleh bagian di dalam Kristus, maka pastikan segala apapun yang kita pikirkan dan lakukan semua adalah bagian dari Kristus dan pekerjaan-Nya. Entahkah kodrat ilahi-Nya (divine nature), kekudusan-Nya (holiness), panggilan sorgawi-Nya (heavenly calling), penderitaan-Nya (suffering), janji-janji-Nya (promises), Roh Kudus-Nya (Holy Spirit), aniaya karena Injil (afflictions of the Gospel), dan masih banyak hal lainnya.

Apabila kita adalah bagian dari Kristus, maka kita juga adalah:
(1). Kawan sekerja-Nya Tuhan

Ibrani 3:1  Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus,

Kata Yunani untuk orang-orang yang telah beroleh bagian atau “partaker” adalah “metoches” yang berarti partner, kawan sekerja, atau co-partner. Ingatkah kita bahwa kita ini adalah buatan Allah yang diciptakan dalam Kristus untuk melakukan pekerjaan baik yang sudah Tuhan sediakan sebelumnya. Artinya, ketika Yesus menebus kita dari belenggu dosa, Ia tidak sekedar menjadikan kita sebagai orang benar, yang membuat kita lebih terheran-heran adalah bahwa Ia juga menjadikan kita sebagai partner untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan-Nya. Kata partner atau teman sekerja memiliki arti bahwa kita tidak bekerja sendirian, namun bekerja bersama-sama.

Orang yang sadar bahwa Ia adalah kawan sekerja-Nya Tuhan akan sangat bertanggung jawab dan menikmati apa yang Tuhan percayakan. Bagaimana tidak,  berpartner atau bermitra dengan Sang Raja pastinya membuat kita bangga dan tidak mau menyia-nyiakan apa yang telah dipercayakan, entahkah itu sesuatu pekerjaan yang terlihat kecil ataupun sesuatu yang besar. Dan tentu saja kita akan selalu beroleh kekuatan dalam menghadapi tantangan apapun, karena kita berjalan bergandengan bahu-membahu, seperti dua lembu yang mengenakan kuk secara bersama-sama.

Kata “partaker” mengandung arti ikut ambil bagian dari terlaksananya sebuah pekerjaan atau proyek Tuhan. Apabila kita sadar bahwa kita adalah orang yang telah beroleh bagian dalam penebusan-Nya, maka seberapapun ukurannya, kita akan selalu ikut ambil bagian dalam proyek-Nya Tuhan, baik besar maupun kecil.

(2). Bejana di mana Roh Kudus dilimpahkan

Ibrani 6:4  Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus,

Sebagai kawan sekerja, Tuhan tahu benar seberapa besar kemampuan kita. Ia bukan saja memercayakan kita suatu pekerjaan untuk dilakukan bersama-sama, namun Ia memampukan kita dengan melimpahkan Roh-Nya pada kita. Ketika murid-murid berkumpul dalam ketakutan setelah peristiwa sembuhnya orang lumpuh di depan Pintu Gerbang Bait Allah, mereka berdoa bersama-sama meminta kekuatan Tuhan. Mereka sadar bahwa pihak lawan sedang berusaha menghentikan apa yang sedang mereka kerjakan. Maka terjadilah, ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani (Kis. 4:31).

Setelah kita ditebus oleh kematian Yesus di atas kayu salib, maka kita beroleh bagian di dalam Roh-Nya, tubuh kita yang berdosa ini telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar, dimana sejak itu tubuh kita disebut dengan Bait Roh Kudus, tempat di mana Roh kudus berdiam. Melalui tubuh yang dipenuhi Roh Kudus itulah pekerjaan Tuhan dapat dilaksanakan sesuai dengan kehendak Sang Pemilik-Nya. Seringkali kita tidak menyadari bahwa kita dimampukan untuk melakukan pekerjaan baik yang telah Bapa sediakan karena kuasa Roh Kudus-Nya. Oleh sebab itu, biarkanlah aliran-aliran air hidup, yaitu pengurapan Roh Kudus, mengalir dan penuh di dalam setiap kita.

Mari umat Tuhan, masih banyak lagi hal-hal yang menunjukkan bahwa kita telah beroleh bagian di dalam Kristus. Renungkanlah lebih lagi tentang hal ini, betapa luar biasanya keberadaan kita sebagai orang-orang yang telah beroleh bagian di dalam Kristus. Masakan kita masih bisa terpesona dengan hal-hal lain di luar Kristus?

Tuhan Yesus memberkati!

19 April 2015 – Beroleh Bagian Di Dalam Kristus (Partaker Of Christ)

| Warta Jemaat | 0 Comments
About The Author
-

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>